INDOMOBIL NISSAN MT. HARYONO

PT. Indomobil Trada Nasional, JL. MT Haryono, Kavling 10, 0812-9797-4988 / IG : @NISSANJAKARTA_

Menu

STNK Mati 2 Tahun, Kendaraan Jadi ‘Bodong’ Tidak Bisa Registrasi Ulang

Minggu, September 9th 2018.

Pemilik kendaraan yang membiarkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mati, dan tidak diperpanjang selama dua tahun, maka motor atau mobilnya bakal dihapus dari daftar registrasi dan identifikasi (Regident) kendaraan bermotor (ranmor).

Hal tersebut, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009.

Dijelaskan Kompol Bayu Pratama Gubunagi, Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, saat ini memang tengah dilakukan sosialisasi terkait peraturan penghapusan legalitas ranmor, jika STNK mati dan tidak diperpanjang selama dua tahun.

Pasalnya, untuk menjalankan peraturan ini, perlu adanya koordinasi dengan pembinaan Samsat, karena menyangkut beberapa faktor lain.

“Pelaksanaan nanti menunggu hasil lebih lanjut dari pembina Samsat lainnya, karena seperti yang saya bilang jumlahnya tidak sedikit kendaraan yang belum daftar ulang,” jelas Kompol Bayu saat dikonfirmasi Liputan6.com, melalui sambungan telepon, Senin (3/9/2018).

 

Bagi pemilik kendaraan, wajib hukumnya untuk melakukan perpanjang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Jangan sampai STNK yang sudah lewat masa berlakunya atau mati tidak diperpanjang selama dua tahun.

Jika sekedar menunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), sanksi yang diberikan hanya denda. Jadi, pemilik kendaraan wajib membayar PKB ditambah denda tunggakan tersebut.

 

Namun, berbeda dengan masa berlaku STNK. Bila STNK tidak diperpanjang selama dua tahun setelah habis masa berlaku, maka dapat dihapus dari daftar Registrasi dan Identifikasi (Regident) Kendaraan Bermotor (ranmor) sesuai ketentuan UU Nomor 22 Tahun 2009.

Dikonfirmasi langsung oleh Kompol Bayu Pratama Gubunagi, Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, informasi terkait penghapusan nomor kendaraan bermotor tersebut memang benar, dan saat ini tengah dilakukan sosialisasi.

“Iya, itu benar (informasi penghapusan nomor kendaraan bermotor). Peraturannya sudah ada di undang-undang lalu lintas dan Perkab. Cuma penerapannya harus berkoordinasi dengan pembinaan Samsat,” jelas Kompol Bayu saat dihubungi Liputan6.com, Senin (3/9/2018).

 

INFORMASI PEMBELIAN KENDARAAN NISSAN – DATSUN

HUSEN  (info test drive, harga dan promo)

081218269620 WHATSAP

087783024320 SMS / TELEPON

m.husen_job@yahoo.com

sumber : https://www.liputan6.com/otomotif/read/3635402/awas-legalitas-kendaraan-bisa-dihapus-jika-stnk-mati-2-tahun

Mobil Terbaru

Related Article STNK Mati 2 Tahun, Kendaraan Jadi ‘Bodong’ Tidak Bisa Registrasi Ulang

Minggu 4 Maret 2018 | Berita Hari Ini

liputan6.com , jakarta – Larangan merokok dan mendengarkan musik ketika sedang berkendara seperti di mobil sedang ramai dibicarakan. Polisi pun memberikan klarifikasi ihwal aturan itu.  …

Jumat 16 Juni 2017 | Berita Hari Ini

Resmi Mengaspal, Nissan X-Trail Hybrid Dijual 625 juta Mobil SUV nampaknya masih menjadi idola bagi masyarakat indonesia, Apalagi Produk baru Nissan terbaru ini mengalami beberapa…

Minggu 23 September 2018 | Berita Hari Ini

Jakarta, CNN Indonesia — Setiap Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) baru harus disertai keterangan nomor telepon dan alamat email pemilik. Proses registrasi baru itu bakal…